Hubungan Organisasi dan Manajemen


Preview:
Pengertian Manajemen - baca selengkapnya
Pengertian Organisasi - baca selengkapnya

Organisasi dan manajemen memiliki hubungan yang erat, dimana organisasi merupakan wadah atau tempat manajemen melakukan kegiatan. Artinya manajemenlah yang mengatur dari berjalannya atau terlaksananya kegiatan untuk mencapai tujuan organisasi tersebut. Namun dalam melakukan kegiatan tersebut tidak dapat dilakukan secara individual. Dengan kata lain tujuan tersebut tidak dapat dicapai oleh manusia secara individual, akan tetapi hanya dengan kerjasamalah tujuan tersebuat akan tercapai. 

Tujuan yang ingin dicapai oleh Pengorganisasian dalam Manajemen:
  • Mempermudah pelaksanaan tugas
  • Mempermudah pimpinan melakukan pengendalian
  • Agar kegiatan-kegiatan para anggota terarah ke satu tujuan yang telah ditentukan
  • Agar dapat menentukan orang-orang yang tepat untuk tugas-tugas yang ada


Apa itu Organisasi??


Organisasi secara umum dapat diartikan sebagai sekelompok orang yang bekerja sama untuk mencapai tujuan bersama.
Sedangkan secara terperinci pengertian organisasi adalah sebagai tempat atau wadah untuk orang berkumpul dan bekerja sama secara rasional dan sistematis, terencana, terpimpin, dan terkendali dalam memanfaatkan sumber daya baik uang, metode, material dan lingkungan serta sarana-prasarana dan lain sebagainya yang digunakan secara efektif dan efisien untuk mencapai tujuan organisasi.

Pada dasarnya ada 3 hal yang mendorong orang untuk membentuk suatu organisasi, yaitu:
1. Pekerjaan yang banyak, menumpuk dan tidak mungkin dikerjakan oleh satu orang.
2. Pekerjaan kadang-kadang menuntut keahlian tertentu dan berbeda.
3. Pekerjaan dilaksanakan di beberapa tempat yang berbeda dalam waktu bersamaan.

Ciri-Ciri Organisasi:
  • Memiliki tujuan dan sasaran
  • Memiliki komponen yaitu atasan dan bawahan
  • Adanya kerja sama yang terstruktur
  • Memiliki pendelegasian wewenang dan koordinasi tugas-tugas
  • Memiliki keterikatan dan tata tertib yang harus ditaati
Fungsi Organisasi:
  • Memberikan arahan dan pemusatan suatu kegiatan organisasi dalam mengenai apa yang seharusnya dilakukan dan tidak dilakukan oleh sebuah organisasi.
  • Meningkatkan kemampuan anggota organisasi dalam mendapatkan sebuah sumber daya dan dukungan dari suatu lingkungan masyarakat.
  • Memberikan pengetahuan dan wawasan yang baru kepada anggota.
Unsur-Unsur Organisasi:
  • Man, ialah salah satu unsur utama dalam pembentuk organisasi yang disebut dengan personil atau anggota.
  • Kerja Sama, ialah salah satu unsur organisasi yang dimana setiap anggota atau personil melakukan suatu perbuatan secara bersama-sama untuk tujuan bersama.
  • Tujuan Bersama, ialah sebuah sasaran yang ingin dicapai baik dari prosedur, program, pola atau titik akhir dari suatu pekerjaan organisasi tersebut.
  • Peralatan (Equipment), ialah suatu sarana dan prasarana yang berupa kelengkapan dari organisasi tersebut baik berupa bangunan, materi, uang, dan kelengkapan lainnya.
  • Lingkungan (Environment), ialah salah satu unsur organisasi yang juga mempunyai pengaruh, seperti faktor ekonomi, sosial budaya, strategi, kebijaksanaan, anggaran, dan suatu peraturan yang telah ditetapkan.
  • Kekayaan Alam, yang termasuk dengan kekayaan alam yaitu air, cuaca, keadaan iklim, flora dan fauna.
  • Kerangka/Konstruksi Mental Organisasi, ialah sebuah landasan dari organisasi yang berada pada visi organisasi tersebut dibuat.
Prinsip Organisasi:
  • Perumusan tujuan yang jelas
  • Pembagian kerja
  • Delegasi kekuasaan
  • Rentang kekuasaan
  • Tingkat pengawasan
  • Kesatuan perintah dan tanggung jawab
  • Koordinasi
Struktur Organisasi:
Struktur organisasi adalah suatu susunan komponen-komponen atau unit-unit kerja dalam sebuah organiasai. Struktur organisasi menunjukkan bahwa adanya pembagian kerja dan bagaimana fungsi atau kegiatan-kegiatan berbeda yang dikoordinasikan. Selain itu juga struktur organisasi dapat menunjukkan mengenai spesialisasi-spesialisasi dari pekerjaan, saluran perintah maupun penyampaian laporan.
Contoh struktur organisasi:
Struktur Organisasi UKM STIKI Hardware Software STMIK STIKOM Indonesia

Jenis-Jenis Organisasi
Pengelompokan jenis organisasi dapat dilakukan dengan menggunakan kriteria sebagai berikut:
1. Berdasarkan jumlah orang yang memegang pucuk pimpinan
  • Bentuk tunggal, yaitu pucuk pimpinan berada ditangan satu orang, semua kekuasaan dan tugas pekerjaan bersumber kepada satu orang.
  • Bentuk komisi, pimpinan organisasi merupakan suatu dewan yang terdiri dari beberapa orang, semua kekuasaan dan tanggung jawab dipikul oleh dewan sebagai suatu kesatuan.
2. Berdasarka sifat hubungan personal
  • Organisasi Formal, adalah organisasi yang diatur secara resmi, seperti organisasi pemerintahan,  organisasi yang berbadan hukum.
  • Organisasi Informal, adalah organisasi yang terbentuk karena hubungan bersifat pribadi, antara lain kesamaan minat atau hobby.
3. Berdasarkan tujuan
  • Organisasi yang bertujuan mencari keuntungan atau profit oriented
  • Organisasi sosial atau non profit oriented
4. Berdasarkan kehidupan dalam masyarakat
  • Organisasi pendidikan
  • Organisasi kesehatan
  • Organisasi pertanian, dan lain-lain
5. Berdasarkan fungsi dan tujuan yang dilayani
  • Organisasi produksi, misalnya organisasi produk makanan
  • Organisasi berorientasi pada politik, misalnya partai politik
  • Organisasi yang bersifat integratif, misalnya serikat pekerja
  • Organisasi pemelihara, misalnya organisasi peduli lingkungan, dan lain-lain

Bagaimana hubungan organisasi dan manajemen? baca selengkapnya

MYOB Accounting v.18 ED


MYOB Accounting adalah aplikasi komputer akuntansi yang digunakan untuk membantu bagian akuntansi menyusun laporan keuangan lengkap dengan pengendalian inventory, penjualan, pembelian aset perusahaan, bahkan tersedia lebih dari 150 jenis laporan keuangan yang tersimpan secara otomatis dan mendetail.
Fokus dari aplikasi MYOB ini adalah berbagai jenis perusahaan jasa, dagang, manufaktur atau bagi perusahaan sejenis yang memiliki kemiripan dalam hal pelaporan akuntansi dan keuangannya. Tidak hanya perusahaan besar saja yang dapat menggunakan aplikasi ini, perusahaan-perusahaan menengah dan kecil pun dapat ikut menggunakannya.

Bagi kalian yang ingin belajar menggunakannya, berikut link downloadnya.
Link download: https://drive.google.com/open?id=0BzkiJNsQWrMWNzRIT2VqQlItdDQ

Cara Instal:
- Download aplikasi MYOB melalui link diatas
- Extract file yang telah didownload
- Buka folder hasil extract
- Instal myob_accountingplus_v18.exe
- Setelah selesai, extract file Crack.rar
- Copy semua file (Crlr+A) yang ada di folder Crack
- Masuk ke Local Disk C dan cari folder myob18
- Pastekan semua file Crack tadi ke dalam folder myob18
- Selesai
- Jalankan MYOB, selamat mencoba.

Pengertian, Fungsi dan Sarana Manajemen


Pengertian Manajemen
Manajemen merupakan suatu seni, proses ataupun serangkaian aktivitas yang di dalamnya terdapat kegiatan seperti perencanaan, pengorganisasian, kepemimpinan serta pengendalian yang diarahkan kepada sumber daya untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan sebelumnya secara efektif dan efisien.

Fungsi Manajemen (Secara Umum)
Secara umum fungsi manajemen dibedakan menjadi 4, yaitu:
1. Planning (Perencanaan)
Planning merupakan  langkah awal dalam proses manajemen, dikarenakan dalam perencanaan terdapat susunan atau langkah-langkah secara sistematik dan teratur untuk mencapai tujuan organisasi.

2. Organizing (Pengorganisasian)
Organizing merupakan kegiatan pembagian tugas-tugas kepada orang-orang yang terlibat dalam aktivitas organisasi, sesuai dengan kompetensi SDM yang dimiliki.

3. Actuating (Penggerakan/Implementasi)
Actuating merupakan implementasi dari rencana, dimana rencana dibuat menjadi tindakan dalam dunia organisasi. Dalam actuating ketua/manajer memiliki peranan yang penting untuk mengarahkan anggota sesuai dengan tujuan organisasi.

4. Controlling (Pengawasan)
Controlling merupakan proses pengawasan, pengamatan, menilai kinerja pelaksanaan dan jika diperlukan mengambil tindakan korektif, sehingga pelaksanaan dapat berjalan dengan semaksimal mungkin dalam mencapai tujuan organisasi.

Keempat fungsi manajemen tersebuat dalam manajemen tidak berjalan linier, namun spiral. Hal ini memungkinkan organisasi akan bergerak terus menerus dan tidak berhenti pada satu tahap.

Sarana Manajemen
Sarana manajemen ada 6, yaitu:
1. Man
Merujuk pada sumber daya manusia yang dimiliki organisasi. Dalam manajemen, faktor manusia adalah yang paling menentukan.

2. Money
Uang merupakan  salah satu yang tidak dapat diabaikan, Uang merupakan alat tukar dan alat pengukur nilai. Besar kecilnya hasil kegiatan dapat diukur dari jumlah uang yang beredar dalam perusahaan/organisasi.
 
3. Material
Bahan-bahan yang digunakan dalam proses produksi (bahan setengah jadi ataupun bahan jadi). Selain manusia yang ahli dalam bidangnya juga harus dapat menggunakan bahan/meteri-materi sebagai salah satu sarana. Sebab materi dan manusia tidak dapat dipisahkan, tanpa meteri tidak akan tercapai hasil yang dikehendaki.
 
4. Machine
Mesin digunakan untuk memebri kemudahan atau menghasilkan keuntungan yang lebih besar serta menciptakan efisiensi kerja.
 
5. Method
Suatu tata cara atau metode kerja yang digunakan untuk memperlancar jalannya pekerjaan manajer.

6. Market
Pasar adalah tempat dimana organisasi menyebarluaskan (memasarkan) produknya.


Pentingnya Membuat Orang Lain Merasa Penting


Kenapa kita harus membuat orang lain merasa penting?
Itulah pertanyaan yang pertama kali muncul jika kita membahas pentingnya membuat orang lain merasa penting. Perlu diingat bahwa jika kita ingin merasa penting, maka kita hanya perlu membuat orang lain merasa penting. Karena tidak seorangpun ingin diperlakukan sebagai bukan siapa-siapa, diabaikan ataupun dipandang rendah.

Manfaat membuat orang lain merasa penting:
- Terjalinnya hubungan yang baik dengan orang lain
- Mudah menjalin kerja sama dengan orang lain
- Terciptanya rasa saling menghargai antar sesama
- Orang lain akan dengan senang hati memberi bantuan jika kita sedang membutuhkan bantuan

Cara Membuat Orang Lain Merasa Penting:
1. Terima orang lain apa adanya. Salah satu hal yang penting dalam berelasi adalah menerima orang lain apa adanya tanpa syarat atau kritik.

2. Tunjukkan penghargaan. Ketika kita menghargai orang lain atas apa yang ia katakan atau lakukan, tunjukkan di depan mereka. Cara termudah menghargai orang lain adalah mengucapkan "Terima Kasih"

3. Jadilah orang yang mudah setuju. Orang yang paling disenangi adalah orang yang mudah setuju dan positif dengan orang lain. Mungkin kita bertemu orang dengan ide yang konyol. Daripada berdebat lebih baik senyum dan dengarkan mereka.

4. Tunjukkan rasa kagum. Ketika kita kagum dengan seseorang tunjukkan kepada mereka. Hal ini akan membuat mereka bahagia.

5. Perhatikan Orang Lain. Cara paling poerfull dalam meningkatkan self esteem (harga diri) orang lain adalah mendengarkannya sepenuh hati.

6. Jangan mengkritik atau menjatuhkan orang lain. Hal ini akan menjatuhkan harga diri seseorang yang akan membuat mereka merasa tidak bahagia.

7. Jadilah orang yang perhatian. Ketika kita memperhatikan dan menghormati seseorang, ia akan merasa berharga dan penting.





Reference: aquariuslearning.co.id

Penggunaan Constructor Pada Java


Constructor (konstruktor) adalah suatu method yang pertama kali dijalankan pada saat pembuatan suatu object. Konstruktor mempunyai ciri yaitu:
  • mempunyai nama yang sama dengan nama class
  • tidak mempunyai return type (seperti void,int, double, dan lain-lain)
          contoh:
public class Siswa {
  private int nrp;
  private String nama;

  public Siswa(int n, String m) {
  nrp=n;
  nama=m;
  }
}
  • suatu class dapat mempunyai lebih dari satu konstruktor dengan syarat daftar parameternya tidak boleh ada yang sama. contoh:
public class Siswa {
  private int nrp;
  private String nama;
  
  public Siswa(String m) {
  nrp=0;
  nama=””;
  }

  public Siswa(int n, String m) {
  nrp=n;
  nama=m;
  }
}

Contoh Program:
1. Buat New Project, beri nama Constructor dan masukkan code berikut:

package constructor;
import javax.swing.JOptionPane;
public class Constructor {
    public static void main(String[] args) {
        double p,l,t,luas,kll;
        p = Double.parseDouble(JOptionPane.showInputDialog("Panjang: "));
        l = Double.parseDouble(JOptionPane.showInputDialog("Lebar: "));
        t = Double.parseDouble(JOptionPane.showInputDialog("Tinggi: "));
        
        PersegiPanjang PP = new PersegiPanjang(p,l);
        Balok B = new Balok(p,l,t);
        
        System.out.println("Luas: "+PP.getluas());
        System.out.println("Keliling: "+PP.getKll());
        System.out.println("Volume: "+B.VolBalok());
    }
    
}

2. Buat New Class, beri nama PersegiPanjang dan masukkan code berikut:

package constructor;
public class PersegiPanjang {
    double p,l;

    public PersegiPanjang(double p, double l){
        this.p = p;
        this.l = l;
    }
    
    public double getluas(){
        double luas;
        luas = p*l;
        return luas;
    }
    public double getKll(){
        double kll;
        kll= 2*(p+l);
        return kll;
    }        
}

3. Buat New Class, beri nama Balok dan masukkan code berikut:

package constructor;
public class Balok extends PersegiPanjang{
    double t;
    
    public Balok(double p, double l, double t){
        super(p,l);
        this.t = t;
    }
    
    public double VolBalok(){
        double volBalok;
        volBalok = getluas()*t;
        return volBalok;
    }
}






Reference: Modul Praktikum OOP STMIK STIKOM Indonesia

Penggunaan Encapsulation Pada Java


Encapsulation adalah pembungkusan atribut/properti (field atau variabel) dan tingkah laku (method) di dalam sebuah class untuk menyembunyikan dari class lain, sehingga class lain tidak dapat mengakses atribut dan method yang disembunyikan di dalam class tersebut. Di dalam sebuah class terdapat atribut dan method yang memiliki hak akses tertentu terhadap environment/ lingkungannya, hak akses ini disebut Access Modifier.

Access Modifier:
1. Private
Memberikan hak akses untuk menggunakan atau mengubah nilai dari atribut atau method hanya kepada class tersebut.

2. Protected
Memberikan hak akses untuk menggunakan atau mengubah nilai dari atribut atau method kepada classnya dan class hasil inheritance/pewarisan dari class tersebut.

3. Public
Memberikan hak akses untuk menggunakan atau mengubah nilai dari atribut atau method kepada semua class (semua class dapat mengakses).

Contoh Program:

1. Buat New Project, beri nama Encapsulation dan masukkan code berikut:

package encapsulation;
import javax.swing.JOptionPane;

public class Encapsulation {
    
    public static void main(String[] args) {
    Mahasiswa Mhs = new Mahasiswa();
    NilaiTotal NT = new NilaiTotal();
        
    int uas,uts;
    String namaMhs,nimMhs;
        
    namaMhs = JOptionPane.showInputDialog("Masukkan Nama: ");
    nimMhs = JOptionPane.showInputDialog("Masukkan Nim: ");
    uas = Integer.parseInt(JOptionPane.showInputDialog("Masukkan Nilai UAS: "));
    uts = Integer.parseInt(JOptionPane.showInputDialog("Masukkan Nilai UTS: "));
                      
    Mhs.keterangan="Saya Mahasiswa STIKI";  
        
    System.out.println("Nama: "+Mhs.getNama(namaMhs));
    System.out.println("Nim: "+Mhs.getNim(nimMhs));
    System.out.println("Nilai UAS: "+Mhs.getNilaiUAS(uas));
    System.out.println("Nilai Total: "+NT.nilaiTotal(uas, uts));
    System.out.println(Mhs.keterangan);
    }
    
}

2. Buat New Class, beri nama Mahasiswa dan masukkan code berikut:

package encapsulation;
public class Mahasiswa {
    private int nilaiUAS;
    private String nama,nim;
    public String keterangan;
    
    public String getNama(String namaMhs){
        nama = namaMhs;
        return nama;
    }
    
    public String getNim(String nimMhs){
        nim = nimMhs;
        return nim;
    }
            
    protected int getNilaiUAS(int uas){
        nilaiUAS= uas;
        return nilaiUAS;
    }
}

3. Buat New Class, beri nama NilaiTotal dan masukkan code berikut:

package encapsulation;
public class NilaiTotal extends Mahasiswa{
    
    public int nilaiTotal(int uas,int uts){
    int nilaiTotal;
    nilaiTotal = (getNilaiUAS(uas)+uts)/2;
    return nilaiTotal;
    }
    
}





Reference: Encapsulation pada Java by oopku.blogspot.co.id

Penggunaan Inheritance/Pewarisan Pada Java (Menghitung Volume Bangun Ruang)

Konsep Inheritance ini mengadopsi dunia riil dimana suatu entitas/objek dapat mempunyai entitas/objek turunan. Dengan konsep inheritance, sebuah kelas dapat mempunyai class turunan. Suatu class yang mempunyai class turunan dinamakan parent class atau base class. Sedangkan class turunan itu sendiri seringkali disebut subclass atau child class. Suatu subclass dapat mewarisi apa-apa yang dipunyai oleh parent class-nya, sehingga member dari suatu subclass adalah terdiri dari apa-apa yang ia punyai dan juga apa-apa yang ia warisi dari class parent-nya. Kesimpulannya, boleh dikatakan bahwa suatu subclass adalah tidak lain hanya memperluas (extend) parent class-nya.

Di dalam Java untuk mendeklarasikan sutu class sebagai subclass dilakukan dengan cara menambahkan kata kunci extends setelah deklarasi nama class, kemudian diikuti dengan nama parent class-nya. Kata kunci extends tersebut memberitahu kompiler Java bahwa kita ingin melakukan perluasan class.

Contoh: Suatu class Bagun Ruang (Tabung, Balok, Kubus) mewarisi sifat dari Bangun Datar (Lingkran, Persegi, Persegi Panjang), dimana untuk menghitung salah satu bangun ruang tersebut dibutuhkan luas dari bangun datar. Luas bangun datar dihitung pada kelas bangun datar (Lingkaran, Persegi, Persegi Panjang) sehingga hasil perhitungan tersebut akan dilanjutkan pada class bangun ruang (Tabung, Kubus, Balok)
Untuk lebih jelasnya tentang konsep inheritance ini, langsung saja ikuti langkah-langkahnya:

1. Buat New Project (Ctrl+Shift+N) beri nama BangunRuang dan masukkan kode berikut:

package bangunruang;
import javax.swing.JOptionPane;
public class BangunRuang{
    public static void main(String[] args) {
        
        int pilihan = Integer.parseInt(JOptionPane.showInputDialog("Menu; 1.Lingkaran & Tabung; 2.Persegi Panjang & Balok; 3.Persegi & Kubus"));
        switch (pilihan){
                case 1:
                    double r,t, volume,luasling;
                    r = Double.parseDouble(JOptionPane.showInputDialog("Masukan jari :"));
                    t = Double.parseDouble(JOptionPane.showInputDialog("Masukan tinggi : "));
        
                    Tabung Tabung1 = new Tabung();
                    Lingkaran L = new Lingkaran();
        
                    
                    JOptionPane.showMessageDialog(null,"Luas Lingkaran adalah : "+L.VolTabung(r, t));
        
                    volume = Tabung1.VolTabung(r,t);
                    JOptionPane.showMessageDialog(null,"Volume Tabung adalah : "+volume);
                    break;
                    
                case 2:
                    double p,l,t2,luaspp,volumeb;
                    p = Double.parseDouble(JOptionPane.showInputDialog("Masukkan Panjang: "));
                    l = Double.parseDouble(JOptionPane.showInputDialog("Masukkan Lebar: "));
                    t = Double.parseDouble(JOptionPane.showInputDialog("Masukkan Tinggi: "));
                    
                    PersegiPanjang PP = new PersegiPanjang();
                    Balok B = new Balok();
                    
                    luaspp = PP.luasPersegiPanjang(p, l);
                    JOptionPane.showMessageDialog(null,"Luas Persegi Panjang adalah: "+luaspp);
                    
                    volumeb = B.VolBalok(p, l, t);
                    JOptionPane.showMessageDialog(null,"Volume Balok adalah: "+volumeb);
                    break;
                    
                case 3: 
                    double s,luasPersegi,volKubus;
                    s = Double.parseDouble(JOptionPane.showInputDialog("Masukkan Sisi: "));
                    
                    Persegi P = new Persegi();
                    Kubus K = new Kubus();
                    
                    luasPersegi = P.luasPersegi(s);
                    JOptionPane.showMessageDialog(null,"Luas Persegi adalah: "+luasPersegi);
                    
                    volKubus = K.volKubus(s);
                    JOptionPane.showMessageDialog(null,"Volume Kubus adalah: "+volKubus);
        }
    
    }
}

2. Buat Class Lingkaran, dan masukkan kode berikut:

package bangunruang;
public class Lingkaran {
    
    private double luasLing(double r){
        double luasling;
        luasling = 3.14 * r * r;
        return luasling;
    }
    public double VolTabung(double r, double t){
        double voltabung ;
        voltabung = luasLing(r) * t;
        return voltabung;
    }
}

3. Buat Class Tabung, dan masukkan kode berikut:

package bangunruang;
public class Tabung extends Lingkaran {
    public double VolTabung(double r, double t){
        double voltabung ;
        voltabung = luasLing(r) * t;
        return voltabung;
    }
}

4. Buat Class Persegi, dan masukkan kode berikut:

package bangunruang;
import javax.swing.JOptionPane;
public class Persegi {
     public double luasPersegi(double s){
        double luasPersegi;
        luasPersegi = s*s;
        return luasPersegi;
    }
}

5. Buat Class Kubus, dan masukkan kode berikut:

package bangunruang;
import javax.swing.JOptionPane;
public class Kubus extends Persegi{
   public double volKubus(double s){
       double volKubus;
       volKubus = luasPersegi(s)*s;
       return volKubus;
   }
}

6. Buat Class PersegiPanjang, dan masukkan kode berikut:

package bangunruang;
public class PersegiPanjang {
    public double luasPersegiPanjang (double p, double l){
        double luaspp;
        luaspp = p * l;
        return luaspp;
    }
}

7. Buat Class Balok, dan masukkan kode berikut:

package bangunruang;
public class Balok extends PersegiPanjang {
    public double VolBalok (double p, double l, double t){
        double volbalok;
        volbalok = luasPersegiPanjang(p,l)*t;
        return volbalok;
    }
}



References:
- Modul Praktikum OOP STMIK STIKOM Indonesia
- Contoh Penggunaan Pewarisan Pada Java by ViosCodes

Penggunaan Class Pada Java (Menghitung Luas dan Keliling Bangun Datar)


Pada postingan kali ini, saya akan membagikan contoh penggunaan class pada java, dan disini saya memberi contoh dengan cara menghitung luas dan keliling bangun datar (Lingkaran, Persegi, Persegi Panjang, Segitiga) dan metode inputan yang digunakan adalah JOptionPane:
Langkahnya yaitu:

1. Buat New Project (Ctrl+Shift+N) dan beri nama BangunDatar, dan masukkan kode berikut:

package bangundatar;
import javax.swing.JOptionPane;

public class BangunDatar {
    public static void main (String[] args){
        int pilihan = Integer.parseInt(JOptionPane.showInputDialog("Menu: ; 1.Lingkaran; "
                                                                        + "2.Persegi; "
                                                                        + "3.Persegi Panjang; "
                                                                        + "4.Segitiga; "));
        switch(pilihan){
            case 1:
               
                double j ;
                String nilaij = JOptionPane.showInputDialog("Masukkan Jari-Jari: ");
                j = Double.parseDouble(nilaij);
                
                Lingkaran L = new Lingkaran();
                L.setLingkaran(j);
                
                JOptionPane.showMessageDialog(null,"Luasnya adalah: "+L.luasLingkaran());
                JOptionPane.showMessageDialog(null,"Kelilingnya adalah: "+L.kllLingkaran());
                break;               
            
            case 2:
                double s;
                String nilais = JOptionPane.showInputDialog("Masukkan Sisi: ");
                s = Double.parseDouble(nilais);
                
                Persegi P = new Persegi();
                P.setPersegi(s);
                
                JOptionPane.showMessageDialog(null,"Luasnya adalah: "+P.luasPersegi());
                JOptionPane.showMessageDialog(null,"Kelilingnya adalah: "+P.kllPersegi());
                break;
                
            case 3:
                double p,l;
                String nilaip = JOptionPane.showInputDialog("Masukkan Panjang: ");
                p = Double.parseDouble(nilaip);
                String nilail = JOptionPane.showInputDialog("Masukkan Lebar: ");
                l = Double.parseDouble(nilail);
                
                Persegi_Panjang PP = new Persegi_Panjang();
                PP.setPersegi_Panjang(p, l);
                
                JOptionPane.showMessageDialog(null,"Luasnya adalah: "+PP.luasPersegi_Panjang());
                JOptionPane.showMessageDialog(null,"Kelilingnya adalah: "+PP.kllPersegi_Panjang());
                break;
                
            case 4:
                double a,t,s1,s2,s3;
                String nilaia = JOptionPane.showInputDialog("Masukkan Alas: ");
                a = Double.parseDouble(nilaia);
                String nilait = JOptionPane.showInputDialog("Masukkan Tinggi: ");
                t = Double.parseDouble(nilait);
                String nilais1 = JOptionPane.showInputDialog("Masukkan Sisi 1: ");
                s1 = Double.parseDouble(nilais1);
                String nilais2 = JOptionPane.showInputDialog("Masukkan Sisi 2: ");
                s2 = Double.parseDouble(nilais2);
                String nilais3 = JOptionPane.showInputDialog("Masukkan Sisi 3: ");
                s3 = Double.parseDouble(nilais3);
                
                Segitiga S = new Segitiga();
                S.setSegitiga(a, t, s1, s2, s3);
                
                JOptionPane.showMessageDialog(null,"Luasnya adalah: "+S.luasSegitiga());
                JOptionPane.showMessageDialog(null,"Kelilingnya adalah: "+S.kllSegitiga());
                break;
        }
                
    }
}

2. Buat Class baru dengan cara New File (Ctrl+N) dan beri nama Lingkaran, lalu masukkan kode berikut:

package bangundatar;
import javax.swing.JOptionPane;
public class Lingkaran extends BangunDatar {
    double j;
    
    public void setLingkaran(double jari){
        this.j = jari;
    }
    
    public double luasLingkaran(){
        double luas;
        luas = 3.14 * this.j * this.j;
        return luas;
    }
    
    public double kllLingkaran(){
        double kll;
        kll = 2 * 3.14 * this.j;
        return kll;
    }
    
}

3. Buat Class baru dengan cara New File (Ctrl+N) dan beri nama Persegi, lalu masukkan kode berikut:

package bangundatar;
import javax.swing.JOptionPane;
public class Persegi extends BangunDatar{
    double s;
    
    public void setPersegi(double sisi){
        this.s = sisi;
    }
    
    public double luasPersegi(){
        double luas;
        luas = this.s * this.s;
        return luas;
    }
    
    public double kllPersegi(){
        double kll;
        kll = this.s * 4;
        return kll;
    }
}

4. Buat Class baru dengan cara New File (Ctrl+N) dan beri nama PersegiPanjang, lalu masukkan kode berikut:

package bangundatar;
import javax.swing.JOptionPane;
public class Persegi_Panjang extends BangunDatar{
    double p,l;
    
    public void setPersegi_Panjang(double panjang,double lebar){
        this.p = panjang;
        this.l = lebar;
    }
    
    public double luasPersegi_Panjang(){
        double luas;
        luas = this.p * this.l;
        return luas;
    }
    public double kllPersegi_Panjang(){
        double kll;
        kll = 2*(this.p+this.l);
        return kll;
    }
}

5. Buat Class baru dengan cara New File (Ctrl+N) dan beri nama Segitiga, lalu masukkan kode berikut:

package bangundatar4;
import javax.swing.JOptionPane;
public class Segitiga extends BangunDatar4{
    double a,t,s1,s2,s3;
    
    public void setSegitiga(double alas,double tinggi,double sisi1,double sisi2,double sisi3){
        this.a = alas;
        this.t = tinggi;
        this.s1 = sisi1;
        this.s2 = sisi2;
        this.s3 = sisi3;
    }
    
    public double luasSegitiga(){
        double luas;
        luas = (this.a*this.t)/2;
        return luas;
    }
    
    public double kllSegitiga(){
        double kll;
        kll = (this.s1 + this.s2 + this.s3);
        return kll;
    }
} 

Sekian untuk postingan kali ini, dan semoga bermanfaat.


Reference: Contoh Pengguaan Class Pada Java by ViosCodes

Tips Untuk Mendapatkan Nilai Bagus dan Memuaskan Dalam Perkuliahan



Nilai yang bagus dan memuaskan pasti adalah dambaan untuk semua Mahasiswa pada saat kuliah, namun untuk mendapatkan nilai yang bagus itu tidak semudah kelihatannya. Tidak hanya dengan belajar yang giat saja nilai A itu bisa langsung ditangan, namun juga harus butuh setrategi belajar yang cerdas. Strategi belajar yang cerdas sangat dibutuhkan pada saat kita kuliah, dikarenakan belajar pada masa kuliah itu sangat berbeda dengan SMA, waktu belajar kita akan terbagi dengan kegiatan Organisasi dan kegiatan kampus lainnya. Jadi kita harus mampu membagi waktu antara belajar, mengikuti kelas perkuliahan dan kegiatan organisasi. Jadi agar kita tetap bisa memperoleh nilai yang memuaskan walaupun ditengah kesibukan keorganisasian, kita butuh strategi untuk mencapai nilai yang bagus itu. Nah maka dari itu pada postingan kali ini Detivity akan membagikan beberapa tips untuk  mendapatkan nilai yang bagus dan memuaskan pada mata kuliah yang diambil.

1. Melakukan persiapan sebelum mengikuti kelas perkuliahan
Sebelum kita mengikuti kelas, alangkah baiknya jika kita melakukan persiapan terlebih dahulu, seperti mencari artikel yang berkaitan dengan mata kuliah ataupun membaca buku catatan agar kita tau apa yang dibicarakan oleh dosen dan juga sebagai antisipasi jika dosen nanti memberikan pertanyaan-pertanyaan mendadak. Dan jika nanti kita ditanya kita bisa langsung menjawab pertanyaan dosen tersebut. Selain itu juga, kita bisa mengajukan pertanyaan berkaitan dengan materi mata kuliah yang telah kita cari dan pelajari sebelumnya. Dan tentunya baik menjawab ataupun bertanya itu akan dapat menambah nilai/point partisipasi kita. 

2. Berpartisipasi dalam kelas
Partisipasi/keaktifan dalam kelas juga sangat diperlukan pada saat kita mengikuti perkuliahan, bukan hanya menjawab pertanyaan namun juga menanyakan pertanyaan itu sudah termasuk dalam nilai keaktifan, kadang nilai keaktifan itu bisa menentukan 15-20% dari nilai total untuk satu matakuliah. Jadi jika ingin memperoleh nilai keatifan kita tidak bisa hanya berpura-pura mengerti dan merima pelajaran yang diberikan, kalau memang kurang mengerti atau butuh penjelasan tambahan langsung saja ancungkan tangan dan mulailah bertanya.

3. Kerjakan tugas-tugas yang diberikan secara maksimal
Dalam mengikuti perkuliahan itu, pasti kurang lengkap rasanya tanpa ada yang namanya tugas. Jadi usahakan tugas-tugas yang diberikan di perkuliahan maupun praktikum dikerjakan dengan baik. Usahakan jangan menunda-nunda dalam pengerjaan tugas yang diberikan, untuk mendapatkan hasil yang maksimal kerjakan tugas dimanapun dan kapanpun secepat yang kamu bisa dan jangan buat tugas hanya pada saat H-1. Selain itu yang perlu diperhatikan lagi dalam pengerjaan tugas adalah waktu pengumpulannya, pastikan utuk mengumpulkan tugas dengan tepat waktu agar nilai tugas tidak berkurang ataupun hilang.

4. Masuk ke grup tugas kelompok yang benar

Kelas pertama biasanya merupakan waktu pembentukan grup untuk tugas kelompok. Apabila dosennya baik, beliau akan mengijinkan kita untuk mencari kelompok sendiri-sendiri. Jadi kita harus bisa untuk masuk ke grup yang benar dan tidak sekelompok dengan orang-orang yang sering bolos, tidak pernah memperhatikan, atau tidak mau kerja. Agak sulit menilai hal ini apabila ini merupakan kelas pertama dan kita tidak kenal siapa-siapa. Tapi kalau kita sudah punya teman atau kira-kira mengenali tipe teman-teman sekelas, langsunglah ajak mereka ke untuk satu grup. Grup terbaik biasanya punya orang yang jago presentasi, jago mencari informasi, jago membuat PowerPoint, dan jago mengedit. Tugas kelompok memiliki nilai yang cukup besar, dan lain dari ujian, pastikanlah nilaimu baik sehingga kamu tidak terbebani dalam ujian.

5. Usahakan untuk duduk di depan
Duduk di depan merupakan hal yang simple tapi sangat susah untuk dilakukan, beberapa orang sangat menghindari yang namanya duduk di depan entah karena alasan apa. Beberapa orang juga ada yang beranggapan duduk dimanapun itu sama saja, namun perlu diperhatikan juga jika kita memiliki keinginan untuk mendapatkan nilai yang bagus pada matakuliah tersebut duduk didepan bisa menjadi solusi, karena dengan duduk di depan akan memaksa kita untuk memperhatikan materi, terhindar dari yang namanya godaan untuk mengobrol, main hp maupun tidur di kelas. Jadi persentase untuk mengerti dan memahami materi itu lebih besar daripada duduk dibelakang. Dan perlu dipahami juga hal-hal kecil seperti itu jangan sampai disepelekan, karena sesuatu yang besar juga berawal dari sesuatu yang kecil.

6. Mengikuti ujian dan mengerjakannya dengan baik
Ujian bisa dikatakan sebagai faktor paling penting dalam menentukan nilai dan kelusan mahasiswa dikarenakan ujian memiliki persentase penilain yang tinggi, maka dari itu kita harus mempersiapkan diri sebaik mungkin untuk menghadapi ujian tesebut baik dari segi persiapan belajar, latihan dan pastinya juga kesehatan, karena kita wajib untuk mengikuti ujian tersebut jika kita ingin lulus. Usahakan membaca catatan ataupun materi-materi yang diberikan oleh dosen baik dalam bentuk powerpint, kisi-kisi soal ujian ataupun soal-soal latihan sebelum menghadapi ujian. Jika kita sudah mempersiapkan diri untuk menghadapi ujian tersebut, dijamin kita pasti akan mampu melewati ujian tersebut dengan baik dan lancar.
 
7. Jangan Bolos Kelas
Bolos kelas bisa dibilang sebagai salah satu godaan bagi para mahasiswa saat mengikuti perkuliahan. Bolos bisa terjadi karena faktor ketidaksukaan, baik ketidaksukaan terhadap mata kuliah maupun ketidaksukaan terhadap dosen yang mengajar mata kuliah tersebut. Namun sebesar apapun ketidaksukaan kita terhadap mata kuliah ataupun dosen yang mengajar, kita harus mampu untuk menghindari yang namanya keinginan untuk bolos, karena bolos hanya akan memberikan dampak yang kurang bagus bagi diri kita, selain ketinggalan materi pelajaran kita juga harus belajar lebih banyak untuk mengejar ketinggalan tersebut. Perlu diperhatikan juga, setiap kampus pasti menerapkan kebijakan atau peraturan mengenai persentase kehadiran (biasanya 75-85%). Jadi jangan sampai ketidakhadiran kita melebihi batas yang telah ditentukan karena di beberapa kampus akan memberikan sanksi yaitu tidak diperbolehkan mengikuti ujian akhir semester (UAS) jika tidak memenuhi syarat kehadiran dalam perkuliahan. Maka dari itu jika kita ingin lulus dan mendapatkan nilai yang bagus, bolos merupakan hal yang patut untuk dihindari.

Demikian tips untuk mendapatkan nilai yang bagus dan memuaskan dalam perkuliahan, semoga dapat memberi gambaran dan bermanfaat bagi pembaca semua. Salam kreatif




Reference: sekolahsg.com

Fungsi-Fungsi SQL, Pengurutan (Sorting) Data - SQLyog Modul3



Teori:
Secara garis besar function dibagi menjadi dua, yaitu:
  • Single Row Function, memproses satu baris data pada satu proses dan memberikan satu output untuk setiap satu baris data masukan.
  • Group Function, memproses multi-row data pada saat bersamaan dan memberikan satu output.
Namun untuk pembahasan kali ini, akan dibahas mengenai Single Row Function saja. berdasarkan tipe data yang diproses, single-row function dibagi menjadi lima jenis, yaitu:
1. Character Function, digunakan untuk memperoses data karakter.
2. Numeric Function, digunakan untuk memperoses data numerik.
3. Date Fuction, digunakan untuk memperoses data tanggal.
4. Convension Function, digunakan untuk melakukan konversi data.
5. General Function, merupakan fungsi yang bisa digunakan untuk memperoses semua.

Kegiatan Praktikum:
Untuk lebih memahami fungsi-fungsi SQL, berikut ini adalah penjelasan dalam praktikumnya. (Disini saya menggunakan Database Mahasiswa yang telah dibuat pada postingan sebelumnya - Pembuatan dan Pemeliharaan Tabel)

Pernyataan Single Row Function:

1. LOWER
Fungsi Menjadikan huruf kecil.
Misalkan: Merubah nama Mahasiswa "Rina Gunawan" pada tabel Biodata menjadi huruf kecil semua.  
Queri: 
SELECT LOWER ("Rina Gunawan") AS Huruf_Kecil
FROM Biodata
WHERE Nama = "Rina Gunawan"




2. UPPER
Fungsi: Menjadikan huruf kapital.
Misalkan: Merubah nama Mahasiswa "Rina Gunawan" pada tabel Biodata menjadi huruf kapital semua.
Queri:
SELECT UPPER ("Rina Gunawan") AS Huruf_Kapital
FROM Biodata
WHERE Nama = "Rina Gunawan"



3. SUBSTRING
Fungsi: Mengambil karakter mulai posisi m sebanyak n, jika n tidak dituliskan maka semua karakter mulai posisi m sampai terakhir akan diambil.
Misalkan: Mengambil kata "lexan" dari nama Mahasiswa "Alexandra" yang dimulai dari huruf kedua sebanyak lima huruf.
Queri:
SELECT SUBSTRING("Alexandra") AS Ambil_Karakter
FROM Biodata
WHERE Nama = "Alexandra"


4. LTRIM
Fungsi: Digunakan untuk menghilangkan spasi kosong disebelah kiri string didalam kurung.
Misalkan: Menghilangkan spasi kosong pada data (                     Alexandra)
Queri:
SELECT LTRIM ("                     Alexandra") AS Hapus_Spasi


5. RTRIM
Fungsi: Digunakan untuk menghilangkan spasi kosong disebelah kanan string didalam kurung.
Misalkan: Menghilangkan spasi kosong pada data (Alexandra                    )
Queri:
SELECT RTRIM ("Alexandra                    ") AS Hapus_Spasi


6. RIGHT
Fungsi: Mengembalikan nilai string yang berasal dari sebelah kanan string dengan jumlah yang telah ditentukan.
Misalkan: Mengambil karakter sebanyak 7 karakter dari kata "Rizal Samurai" dari sebelah kanan.
Queri:
SELECT RIGHT ("Rizal Samurai",7) AS Ambil_Karakter

 
7. LEFT
Fungsi: Mengembalikan nilai string yang berasal dari sebelah kiri string dengan jumlah yang telah ditentukan.
Misalkan: Mengambil karakter sebanyak 7 karakter dari kata "Rizal Samurai" dari sebelah kiri.
Queri:
SELECT LEFT ("Rizal Samurai",7) AS Ambil_Karakter



8. CHAR
Fungsi: Untuk mengkonversi kode ASCII menjadi karakter.
Misalkan: Mengubah angka 100 menjadi huruf
Queri:
SELECT CHAR (100) AS Huruf

 
9. LENGTH
Fungsi: Mengembalikan nilai integer tentang panjang string x termasuk spasi kosong.
Misalkan: Menghitung karakter dari kata "Rizal Samurai"
Queri:
SELECT LENGTH ("Rizal Samurai") AS Hitung_Karakter


10. REVERSE
Fungsi: Untuk melakukan pembalikan string yang disertakan.
Misalkan: Membalik kata "Alexandra"
Queri:
SELECT REVERSE ("Alexandra") AS Balik_Kata
 
11.SPACE
Fungsi: Memberikan spasi sejumlah yang telah ditetapkan.
Misalkan: Memberikan spasi sebanyak 10 spasi
Queri:
SELECT SPACE (10) AS Spasi

 
12. REPEAT
Fungsi: Untuk membuat replika/perulangan dari string dengan jumlah tertentu.
Misalkan: Membuat replika huruf "Z" sebanyak 20
Queri:
SELECT REPEAT ("Z",20) AS Ulang_Kata



Sorting data
Klausa ORDER BY
digunakan untuk mengurutkan data
  • ASC, digunakan untuk urutan naik yang secara default digunakan (a-z, 0-9)
  • DESC, digunakan untuk mengurutkan data secara menurun (z-a, 9-0)
Contoh perintah ASC:
SELECT * FROM Biodata ORDER BY Nama ASC

 


Contoh perintah DESC:
SELECT * FROM Biodata ORDER BY Nama DESC

 

Kombinasi Klausa ORDER BY

UPPER
Misalkan: Menampilkan Nama Mahasiswa yang namanya diawali huruf "R" beserta No Mahasiswa dan merubah Nama Mahasiswa tersebut menjadi huruf kapital berdasarkan No Mahasiswa
Queri:
SELECT UPPER (Nama) AS Nama_Mahasiswa, NoMhs
FROM Biodata
WHERE Nama like "r%"
ORDER BY NoMhs


 
RIGHT
Misalkan: Mengambil huruf dari field Nama pada tabel Mahasiswa yang dimulai dari kanan sebanyak 5 huruf berdasarkan No Mahasiswa
Queri:
SELECT RIGHT (Nama,5) AS Ambil_Karakter
FROM Biodata
ORDER BY NoMhs



LENGTH
Misalkan: Menampilkan jumlah karakter dari Nama Mahasiswa dan menampilkan hasilnya berdasarkan No Mahasiswa
Queri:
SELECT LENGTH (Nama) AS Jumlah_Karakter, Nama
FROM Biodata
ORDER BY NoMhs


 


Reference: Modul Praktikum Bahasa Basis Data STMIK STIKOM Indonesia